Kebaikan atau Keburukan Lebih Dominan Pada Diri Kita?

kebaikanTaufik Hamim Adakah kebaikan lebih dominan pada diri kita, atau sebaliknya keburukan yang medominasi? Sungguh jelas perbedaan antara kebaikan dan keburukan. Anda mungkin kita mungkin bisa berbuat semua kita, tanpa memperhatikan keburukan, atau tidak peduli apakah yang kita kerjakan akan berdampak negatif buat diri sendiri atau pun buat orang lain.

Prilaku baik akan mengundang kebaikan dan pelakuanya akan selalu dirindu orang, sebaliknya prilaku buruk akan mengundang keburukan terutama bagi pelakunya dan tentu orang pun akan membencinya.

Perhatikan pesan Ibnu Abbas RA: “Sesungguhnya bagi kebaikan akan ada sinar yang terlihat di wajah, cahaya di hati, kelapangan rejeki, kekuatan badan, dan rasa cinta di hati manusia. Dan sesungguhnya bagi keburukan akan ada kehitaman di wajah, kegelapan di hati, lemah badan, kekurangan rejeki dan rasa marah di hati manusia”. (Adda’ waddawa’- ibnul Qayyim:63)

cropped-th.jpegUst. H. Taufik Hamim Effendi, Lc., MA

Note: Bila artikel ini bermanfaat silahkan segera share agar anda juga mendapat aliran pahala yang takkan pernah henti insya Allah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

42 − = 36