Menag: Utamakan Keselamatan Saat Thawaf

menteri-agama-Suryadharma-aliTaufik Hamim – Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali mengingatkan sempitnya kondisi areal thawaf pada musim haji sekarang menuntut perlunya calon haji untuk mengutamakan keselamatan saat mengelilingi Baitullah itu.

“Kondisi thawaf yang kapasitasnya kini berkurang dari 48 ribu orang per jam menjadi 22 ribu orang per jam itu tidak dapat menjamin keselamatan jamaah haji,” katanya saat menghadiri Halaqoh Ulama di Pondok Pesantren Al Istiqo, Semarang, Ahad (15/9).

Menurut dia, menjaga kesehatan dan keamanan saat thawaf itu lebih diutamakan, karena kuota haji hanya dikurangi 20 persen, padahal kapasitas thawaf sudah jauh berkurang, sehingga rawan.

“Kalau kondisinya seperti itu, bisa jadi pengurangan kuota yang sekarang 20 persen itu akan bertambah pada musim haji mendatang,” ujar Suryadharma.

Tentang pengurangan kuota haji itu, ia mengaku mulutnya terasa “dower” (bibir terasa tebal dan menonjol) dalam menjelaskan permintaan kuota haji setiap tahun dari berbagai daerah.

“Mulut saya terasa dower, sejatinya urusan kuota itu ada pada pemerintah Saudi Arabia. Kewenangannya pada otoritas haji setempat,” kata Suryadharma.

Tetapi, karena desakan banyaknya antrean haji dari berbagai pihak, maka dirinya tidak merasa bosan untuk meminta tambahan kuota haji setiap pergi ke Saudi Arabia.

“Saya tahu permintaan tambahan kuota tak bakal dipenuhi. Tetapi, saya tak bosan memintanya,” kata SDA, panggilan akrab Suryadharma Ali.

Ketika bertemu dengan Menteri Haji di negeri itu, lanjut dia, ia pernah minta agar kuota Indonesia sebanyak 211 ribu ditambah. “Jika permintaan itu dipenuhi, maka saya akan mencium tangan menteri,” ceritanya.

Tapi, apa yang terjadi, justru kuota Indonesia dikurangi 20 persen. Bahkan tiga tahun mendatang pengurangan itu akan berlangsung terus dengan jumlah yang sama. (rol)

Note: Bila artikel ini bermanfaat silahkan segera share agar anda juga mendapat aliran pahala yang takkan pernah henti insya Allah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 15 = 22