Ini Rambu-Rambu Dalam Mentadabburi Al-Qur’an

alquranRamadhan sebagia bulan diturunkannya Al-Quran, baik sekali bila mana kita tingkatkan kualitas interaksi kita kepada Al-Quran, mulai dari membacanya, mentadabburinya hingga mengamalkannya. dalam hal mentadabburi Al-Quran Ada banyak rambu yang harus diperhatikan, atau perangkat yang harus dimiliki agar tadabbur kita kepada Al-Quran tidak menyimpang, diantaranya adalah :

Pertama : Menguasai Bahasa Arab sebagai perangkat utama dalam memahami Al-Quran, karena Al-Quran diturunkan dengan bahasa Arab.

Kedua : Memiliki pemahaman Al-Quran minimal secara global, sehingga dapat memahami dan  mentadabburi Al-Quran dengan benar sejalan dengan pemahaman ahli tafsir.

Ketiga : Biasa mengamalkan isi dan kandungan Al-Quran dalam kehidupannya, melaksanakan perintah Al-Quran dan menjauhi segala yang dilarannya. Imam Hasan Bashri mengatakan : “Sesungguhnya orang-orang sebelum kalian memandang Al-Quran bagaikan surat yang dilayangkan dari Tuhan mereka, mereka mentadabburinya di malam hari dan mengaplikasikannya di siang hari”.

Keempat : Memperbanyak tilawah Al-Quran ikhlas karena Allah SWT, karena dengan banyaknya tilawah Al-Quran akan semakin mengakrabnya diri pembaca dengan al-Quran, dan dari sini tidak menutup kemungkinan Allah SWT akan memudahkan dia untuk memahami dan mentadabburi Al-Quran secara benar.

Kelima : Mengetahui rasm (jenis tulisan) Al-Quran dan batasan-batasannya serta memiliki pemahaman tajwid yang baik diantaranya faham betul tanda waqof atau mengerti kapan dia harus berhenti saat tilawah Al-Quran dan kapan dia harus memulai atau melajutkan kembali. Karena bila mana ini tidak diperhatikan bisa jadi akan salah dalam memahami Al-Quran.

Keenam : Memperbanyak bangun malam, terutama di sepertiga malam terakhir  untuk shalat tahajjud dan membaca Al-Quran dalam shalat, karena waktu tersebut sangat tepat untuk bisa mentadabburi kalamullah. Nah bulan Ramadhan ini kita bisa mencobanya, semoga tadabbur Al-Quran kita benar dan tidak menyimpang.  Allahu a’lam

th kecilUst. H. Taufik Hamim Effendi, Lc., MA

Note: Bila artikel ini bermanfaat silahkan segera share agar anda juga mendapat aliran pahala yang takkan pernah henti insya Allah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

76 − = 73