Selesai Mandi Junub Keluar Sisa Air Mani, Wajib Mandi Lagi?

TaufikHamim – Selesai Mandi Junub Keluar Sisa Air Mani, Wajib Mandi Lagi?

Pertanyaan: assalamualaikum wrwb. ustdaz taufik ysh,

mohon bimbingannya untuk permasalahan hadast. adapun pertanyaan saya
adalah berikut

1.kebiasaan saya ketika selesai mandi dan langsung melanjutkan wudhu untuk sholat apakah hukumnya jika tidak sengaja melihat kemaluan kita. apakah membatalkannya atau tidak.

2.apakah dalam proses mandi junub tp keluar sisa air dari kemaluan harus diulang kembali prosesnya.

harap maklum dengan keterbatasan ilmu saya ustadz, mohon bimbingannya. terima kasih

Rakhmat A

Jawaban:

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Saudara Rahmat A yang dirahmati Allah SWT, terimakasih telah setia berkunjung dan tidak malu untuk bertanya.

Saudara Rahmat A, untuk menjawab pertanyaan anda yan pertama, bila anda melihat kemaluan anda sendiri baik disengaja atau pun tidak, tentu tidak akan membatalkan wudhu dan juga tidak berdosa. Namun kalau yang dilihat itu kemaluan orang lain maka berdosa, kecuali yang anda lihat itu adalah kemaluan isteri anda sendiri atau seorang isteri melihat kemaluan suaminya, maka ini boleh dan juga tidak membatalkan wudhunya. Selanjutnya kalau anda sudah shalat, shalat anda sah dan tidak perlu diulang karena memang wudhu anda tadi tidak batal.

Kemudian untuk pertanyaan anda yang kedua, perlu kita ketahui bahwa ulama bersepakat bahwa orang yang mimpi basah namun saat dia bangun tidak terdapat bekas air mani yang keluar maka tidak wajib mandi baginya.

Setidaknya kita mengenal wajib mandi minimal bila:

  • Seseorang melakukan hubungan badan (senggama/jima’) dengan suami atau isterinya walaupun tidak sampai keluar air mani.
  • Seorang laki-laki mimpi indah atau mimpi basah lalu keluar air mani dari kemaluannya.
  • Seorang wanita selesai haidh dan nifas bagi seorang wanita.

Cairan yang keluar dari kemaluan seusai mandi wajib jika keluarnya tidak dengan syahwat berikutnya, ini termasuk sisa dari air mani sebelumnya yang masih tersisa disaluran kemaluan maka tidak wajib mandi lagi, cukup dengan membersihkannya dengan air. Atau bila sudah berwudhu dan masih juga ada yang keluar walau pun sedikit maka cukup dibersihkan dan mengulang wudhunya.

Demikian saudara Rahmat A, semoga Allah SWT selalu menambahkan pemahaman agama dan menerima amal ibadah kita semua. Amin. Allahu a’lam bishshawab.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

th kecilUst. H. Taufik Hamim Effendi, Lc., MA

Note:

* Ingin berkonsultasi seilahkan klik menu Konsultasi.

** Bila artikel ini anda anggap bermanfaat silahkan segera share agar anda juga mendapat aliran pahala yang takkan pernah henti insya Allah + jangan lupa doakan penulis untuk kebaikan dunia dan akhirat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 + 5 =